- Babinsa Serma Sabari Monitoring Peletakan Batu Pertama Ponpes Al Badariyyah
- Babinsa Koramil 04/Cikupa Gelar Patroli Wilayah Tingkatkan keamanan dan kenyamanan
- Pastikan Rasa Aman, Jelang Nataru Dandim 0510/Trs Rapat Forkopimda
- Serma Deni Yulisdianto Koramil 02/Curug Perkuat Wawasan Kebangsaan Pelajar Kelapa Dua
- Dianiaya dan Difitnah, Pelaku Masih Bebas
- STQ ke-2 Desa Cengklong Pecah! Tokoh Besar & Ribuan Warga Tumpah Ruah
- Kapolda Babel Buka Latpra Operasi Tambang Menumbing 2025
- Dapur Warga Terendam, Polres Bangka Barat Turun Langsung Salurkan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir
- Kapolres Bangka Barat Jelaskan Kronologi Ledakan Ruko Teluk Rubiah
- Polsek Jebus Polres Bangka Barat Tangkap Pelaku Pencurian, Warga Puput Atas Kembali Merasa Aman
Wabah Rubella Merebak di Tangsel, Puluhan Anak Terdeteksi Positif

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat sebanyak 66 anak terindikasi positif campak rubella. Data tersebut diambil selama periode Januari hingga 31 Oktober 2025.
“538 kasus suspek Campak Rubela dengan 66 kasus positif campak dan 9 kasus positif rubella,” beber Kepala Dinkes Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar, Senin (3/11/2025). Campak rubella, kata Alin, yang menyerang anak-anak itu disebabkan karena imunisasi yang tidak lengkap.
“Mayoritas kasus terjadi pada anak usia 1 sampai 4 tahun dengan status imunisasi tidak lengkap atau belum mendapatkan imunisasi sama sekali,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
Lebih lanjur, Ia mengatakan, campak rubella merupakan penyakit yang mudah menular. Penyakit itu berasal dari virus RNA dari genus Morbillivirus. Penyakit itu dapat menyerang hampir 100 persen anak yang belum memiliki kekebalan, karena manusia adalah satu-satunya reservoir alami virus campak
Gejala anak terjangkit campak di antaranya mulai dari demam tinggi hingga lebih dari tiga hari yang disertai batuk, pilek, mata merah atau berair. Selain itu muncul kemerahan yang dimulai dari belakang telinga dan menyebar ke seluruh tubuh.
“Penularan bisa terjadi dengan cepat di lingkungan yang tidak terlindungi oleh imunisasi,” tutup Alin.
1.png)






