Korupsi

Politisi PKS Gunakan Bahasa Arab saat Bicarakan Uang Suap

Selasa, 23 Mei 2017 - 09:25:07 WIB | dibaca: 71 pembaca | komentar: 6

Surat dakwaan terhadap Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng, mengungkap keterlibatan sejumlah penyelenggara negara dalam perkara korupsi. Dua di antaranya adalah mantan Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia, dan anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Kurniawan. Keduanya merupakan ... [selengkapnya]

Saksi Beberkan Penggelembungan Harga Pengadaan E-KTP

Senin, 15 Mei 2017 - 20:32:53 WIB | dibaca: 82 pembaca | komentar: 7

Saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi e-KTP mengungkapkan penggelembungan harga saat proses pengadaan. Satu keping e-KTP yang dibuat pada 2011-2013 dimark up hingga Kementerian Dalam Negeri mesti membayar hingga Rp16 ribu per keping. Hal itu dikatakan pegawai PT Sandipala Arthapura, Fajri Agus ... [selengkapnya]

Kronologi saat Novel Baswedan Disiram Air Keras

Selasa, 11 April 2017 - 10:46:27 WIB | dibaca: 167 pembaca | komentar: 12

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal saat pulang dari Masjid Al Iksan usai salat Subuh, Selasa, 11 April 2017. Novel pun mengalami luka di wajah dan mata masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kapolres Metro Jakarta Utara, ... [selengkapnya]

Kader PDIP Ganjar Pranowo Bakal Bersaksi di Persidangan E-KTP

Kamis, 30 Maret 2017 - 14:32:59 WIB | dibaca: 115 pembaca | komentar: 7

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo rencananya akan dihadirkan untuk memberikan kesaksiannya dalam persidangan perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP pada hari ini, Kamis (30/3/2017). Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP‎) tersebut akan bersaksi bersama dengan enam orang lainnya, ... [selengkapnya]

Cerita Miryam Sempat Disadap dan Mau Ditangkap KPK

Kamis, 30 Maret 2017 - 14:08:50 WIB | dibaca: 120 pembaca | komentar: 5

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengakui lembaganya telah memantau mantan anggota Komisi II DPR RI Miryam S Haryani sejak tahun 2010. Hal itu belum berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan korupsi e-KTP. Menurut Novel, pihaknya sudah menyadap Miryam ketika itu. Sebab, politikus ... [selengkapnya]

Jika Tak Dikorupsi, Dana E-KTP Bisa Bangun 19 Ribu Rumah

Jumat, 24 Maret 2017 - 11:42:40 WIB | dibaca: 123 pembaca | komentar: 9

Kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP ditaksir merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun. Kasus yang sedang dalam tahap penyelidikan tim Komisi Pemberantasan Korupsi ini memang tidak pernah sepi dari pemberitaan, karena dana yang diselewengkan cukup besar. Kasus ini pun menyeret banyak nama anggota ... [selengkapnya]

Tiba di Pengadilan Tipikor, Gamawan Fauzi Siap Bersaksi di Kasus E-KTP

Kamis, 16 Maret 2017 - 11:00:26 WIB | dibaca: 281 pembaca | komentar: 21

Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Gamawan sendiri sudah tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mengenakan kemeja putih, Gamawan ... [selengkapnya]

Sidang e-KTP, Anas disebut terima USD 5,5 juta & Mekeng USD 1,4 juta

Jumat, 10 Maret 2017 - 09:51:39 WIB | dibaca: 215 pembaca | komentar: 16

Kasus proyek pengadaan e-KTP memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta. Mereka yang disidang adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Irman, dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat ... [selengkapnya]

Kasus e-KTP: Rp 2,3 T Kerugian Negara, 2 Tersangka dan 280 Saksi

Kamis, 09 Maret 2017 - 08:12:39 WIB | dibaca: 212 pembaca | komentar: 4

Kasus KTP elektronik atau e-KTP telah bergulir sejak tahun 2011. Kini kasus tersebut akan disidangkan hari ini. Berdasarkan data yang dihimpun detikcom, Kamis (9/3/2017), kasus e-KTP telah bergulir hampir 6 tahun hingga akhirnya disidangkan oleh PN Tipikor. Selain KPK, sebenarnya kasus ini pun pernah ... [selengkapnya]

KPK kembali sita Rp 3,2 miliar dari rumah dinas Bupati Klaten

Kamis, 05 Januari 2017 - 10:41:20 WIB | dibaca: 521 pembaca | komentar: 32

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita uang sejumlah Rp 3,2 miliar di rumah dinas Bupati Klaten Sri Hartini. Uang tersebut diduga masih terkait dengan kasus suap promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.   "Benar, dalam penggeledahan dari hari minggu dan senin 1-2 ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...6 Lanjut Akhir