Politik

Kenapa PAN Tak Diundang ke Istana saat Kumpulkan Parpol Koalisi? Ini Jawaban Jokowi

Rabu, 26 Juli 2017 - 14:50:17 WIB | dibaca: 250 pembaca | komentar: 46

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hubungannya dengan Partai Amanat Nasional (PAN) baik-baik saja, meski PAN tidak diundang ke Istana Negara saat membahas Perppu bersama parpol koalisi pendukung pemerintah lainnya. Ia mengaku ikut mengundang PAN dalam pertemuan pada Senin 24 Juli lalu. "‎Saya ... [selengkapnya]

Meracik Jokowi, Prabowo, SBY dan Gatot Nurmantyo bertarung di 2019

Rabu, 26 Juli 2017 - 14:45:17 WIB | dibaca: 247 pembaca | komentar: 45

Peta pertarungan Pemilu Presiden tahun 2019 sudah mulai terlihat pasca disahkannya UU Penyelenggaraan Pemilu pada Kamis 20 Juli lalu. Terlebih lagi, partai-partai seperti Golkar, Hanura, NasDem dan PPP sudah deklarasi kembali dukung incumbent Jokowi untuk Pilpres 2019. Nama-nama calon presiden dan wakil ... [selengkapnya]

Keluar dari Pansus Angket, Gerindra Langsung Serang Jokowi

Rabu, 26 Juli 2017 - 14:40:55 WIB | dibaca: 257 pembaca | komentar: 49

Gerindra mengkritik Pansus Hak Angket KPK yang sekarang hanya diisi oleh parpol pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla. Setelah keluar, Gerindra langsung menyerang Jokowi. "Adanya Pansus Hak Angket KPK yang digagas oleh parpol pendukung Joko Widodo itu menunjukkan kalau sebenarnya ... [selengkapnya]

Gerindra Walk Out saat Paripurna RUU Pemilu, Fadli Zon: Pak Prabowo Sependapat

Jumat, 21 Juli 2017 - 20:50:25 WIB | dibaca: 290 pembaca | komentar: 51

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan ketua umumnya, Prabowo Subianto memuji sikap yang diambil Fraksi Gerindra yang walk out saat pengambilan keputusan lima isu krusial di rapat paripurna RUU Pemilu. "Dengan kejadian semalam, kita sudah merupakan langkah yang benar bahwa kita enggak mau ... [selengkapnya]

PKB belum pasti dukung Jokowi di Pilpres 2019

Jumat, 21 Juli 2017 - 20:48:08 WIB | dibaca: 284 pembaca | komentar: 49

Fraksi koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla kecuali PAN kompak memilih presidential threshold tetap 20-25 persen pada pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilu menjadi undang-undang dalam sidang paripurna. Meski kompak soal presidential threshold pada UU Pemilu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ... [selengkapnya]

PKS mau PT 0% supaya Yusril, Hary Tanoe & Rhoma Irama bisa nyapres

Jumat, 21 Juli 2017 - 20:40:32 WIB | dibaca: 263 pembaca | komentar: 46

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) menjadi salah satu Fraksi yang walkout dalam penetapan Rancangan Undang-undang Pemilu di sidang paripurna yang berakhir pada Jumat (21/7) dini hari. PKS bersama Gerindra, PAN dan Demokrat menolak salah satu poin dalam RUU Pemilu yaitu presidential threshold ... [selengkapnya]

Risma ogah nyagub Jatim, harapan PDIP kandas

Rabu, 14 Juni 2017 - 13:28:18 WIB | dibaca: 115 pembaca | komentar: 9

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dinilai mumpuni dan layak memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan. Bahkan, berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, posisi elektabilitasnya bersaing ketat dengan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Karena alasan ... [selengkapnya]

Selain IMM, GNSI Juga Ikut Kawal Amien Rais Ke KPK

Senin, 05 Juni 2017 - 08:18:57 WIB | dibaca: 141 pembaca | komentar: 12

Selain Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), sejumlah elemen masyarakat juga akan mendampingi tokoh nasional Amien Rais ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin pagi (5/5). Salah satu elemen masyarakat itu adalah Gerakan Nasional Selamatkan Indonesia (GNSI). Koordinator GNSI Anhar ... [selengkapnya]

Bima Arya Siap Jadi Pendamping Dedi Mulyadi

Rabu, 31 Mei 2017 - 08:26:49 WIB | dibaca: 112 pembaca | komentar: 8

Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku siap menjadi pendamping Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam Pilgub Jabar 2018. Bima mengaku tidak bisa menolak jika sudah diamanatkan oleh partainya, PAN.  "Kalau sudah tugas partai saya siap maju dan tidak mungkin bisa menolak. Saya sudah dapat kabar bahwa ada dua ... [selengkapnya]

Gerindra sebut nama Aa Gym muncul di Pilgub Jabar atas usulan kader

Senin, 15 Mei 2017 - 20:42:36 WIB | dibaca: 133 pembaca | komentar: 11

Partai Gerindra kabarnya tengah mempertimbangkan nama dai kondang, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat tahun 2018 mendatang. Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan, munculnya nama Aa Gym merupakan usulan dari salah satu kader.  "Saya dengar ada salah ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...7 Lanjut Akhir