Teknologi

Situs Dewan Pers Sudah Normal, Kejagung Masih Loyo

Rabu, 31 Mei 2017 - 08:16:53 WIB | dibaca: 108 pembaca | komentar: 13

Situs Dewan Pers dan Kejaksaan Agung sempat dikerjai hacker yang mengganti tampilan muka kedua laman tersebut. Namun, kondisinya sekarang mulai membaik. Seperti dipantau detikINET, Rabu (31/5/2017), pada pukul 07.45 WIB, situs dewanpers.or.id telah kembali normal dalam waktu ... [selengkapnya]

Kompetensi Guru IT Dalam Perkembangan Dunia Digital - DILO

Senin, 15 Mei 2017 - 20:22:03 WIB | dibaca: 147 pembaca | komentar: 6

Peranan TIK dalam pembelajaran bagaikan dua keping yang tidak bisa dipisahkan di era digital saat ini, pendidikan dasar hingga perguruan tinggi sangat mengandalkan kemajuan demi kemajuan di dicapai dari teknologi informasi dan komunikasi.  Disinilah peranan seorang guru yang berkompetensi diharapkan memicu peserta ... [selengkapnya]

Inilah Haikal si Hacker Ganteng Lulusan SMP, Ribuan Situs Sudah Dijebol, Termasuk Situs Polri

Rabu, 05 April 2017 - 07:35:31 WIB | dibaca: 580 pembaca | komentar: 33

Remaja otak sindikat peretas atau hacker terhadap situs jual beli tiket secara online Tiket.com bernilai Rp 4,1 miliar, Sultan Haikal atau Haikal (19), berhasil berhasil ditangkap polisi dari Direktorat Tindak Pidana Kejahatan Siber Bareskrim Polri, Kamis (30/3/2017). Dia ditangkap di perumahan Pesona Gintung ... [selengkapnya]

Matahari Buatan Terbesar di Dunia Telah Diaktifkan

Jumat, 24 Maret 2017 - 11:48:08 WIB | dibaca: 223 pembaca | komentar: 11

Ilmuwan Jerman mempunyai eksperimen yang unik. Ilmuwan German Aerospace Center telah mengaktifkan ‘matahari buatan’ terbesar di dunia untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah iklim.  Matahari buatan yang dimaksud yakni, rangkaian 149 lampu sorot proyektor film yang terletak di Julich, ... [selengkapnya]

Mereka yang resah ojek online mewabah hingga ke daerah

Kamis, 09 Maret 2017 - 09:17:45 WIB | dibaca: 272 pembaca | komentar: 12

Bisnis angkutan online terus berkembang dalam satu tahun terakhir. Tak hanya di Jakarta, kini angkutan online merambah ke kota-kota besar lainnya. Sebut saja seperti Bandung, Bali, Medan, Yogyakarta dan sejumlah kota lainnya. Sama seperti di Jakarta, kehadiran angkutan online ini disambut baik masyarakat ... [selengkapnya]

Google Kewalahan Bendung Situs Penebar Hoax

Kamis, 15 Desember 2016 - 09:11:55 WIB | dibaca: 986 pembaca | komentar: 61

Kemunculan situs abal-abal dan berita hoax di internet sulit dibendung. Raksasa mesin pencarian Google, mau tidak mau harus turut andil dalam kondisi ini.  Country Director Google Indonesia Tony Keusgen mengaku bahwa pihaknya bekerja keras membersihkan situs abal-abal. Namun masalahnya, Google ... [selengkapnya]

Dua Situs Penyebar "Hoax" di Indonesia

Jumat, 09 Desember 2016 - 13:20:01 WIB | dibaca: 508 pembaca | komentar: 21

Internet menjadi ladang informasi tanpa batas dengan penyebaran cepat dan cakupan luas. Masyarakat bisa mengetahui sebuah peristiwa secara real-time dan belajar tentang apa saja hanya dengan mengetik kata kunci di kolom mesin pencari. Namun, ada konsekuensi dari membeludaknya informasi, terlebih ketika ... [selengkapnya]

Sanggupkah Kita Hidup Tanpa Ponsel seperti Selena Gomez?

Selasa, 06 Desember 2016 - 08:02:29 WIB | dibaca: 712 pembaca | komentar: 33

Saat ini seolah kita tak dapat hidup tanpa ponsel. Ketika telepon tertinggal di rumah, buru-buru kita kembali ke rumah. Tidur pun selalu bersama ponsel. Selena Gomez mulai menyadari ketergantungan tak sehat ini dan ia menjalani detoks digital secara maksimal. Belakangan sang penyanyi ini ... [selengkapnya]

Kemenkominfo Blokir Situs Habibrizieq.com

Kamis, 01 Desember 2016 - 09:17:06 WIB | dibaca: 562 pembaca | komentar: 24

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyatakan telah memblokir situs resmi Imam Besar FPI Habieb Rizieq Shihab, yakni habibrizieq.com. Kemenkominfo punya pertimbangan pemblokiran ini. "Sejak 26 November sudah diblokir," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemenkominfo ... [selengkapnya]

Langkah Facebook Masuki China Ditentang Karyawan

Rabu, 23 November 2016 - 12:40:29 WIB | dibaca: 428 pembaca | komentar: 8

Baru-baru ini, Facebook telah menciptakan alat sensor yang dapat menghapus posting-an yang dianggap sensitif. Rencananya, software tersebut akan digunakan sebagai alat untuk memasuki pasar China. Namun, beberapa karyawan Facebook memprotes langkah tersebut. Perangkat lunak ini akan memberikan akses bagi pihak ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...8 Lanjut Akhir