Kriminal

DPR Minta Polisi Hukum Keras Pelaku Pembunuhan Pulomas

Sabtu, 31 Desember 2016 - 17:52:03 WIB | dibaca: 735 pembaca | komentar: 32

Kasus penyekapan dan perampokan yang terjadi di kawasan Pulomas menewaskan enam orang, Senin 26 Desember 2016. Peristiwa tersebut menyita perhatian, termasuk dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).  Usai menjenguk kelima korban selamat, Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher Parasong, menyatakan keprihatinannya atas ... [selengkapnya]

Sering Bergaya Bak Pilot, Pria Ganteng Ini Suka Menipu & Mencuri di Tangerang

Sabtu, 31 Desember 2016 - 17:36:51 WIB | dibaca: 484 pembaca | komentar: 27

Rido sering bergaya bak seorang Pilot, pria trendi kekinian dengan wajah elok dan gagah, sering memanfaatkannya untuk menipu dan mencuri di Tangerang.  Namun, aksi Rido akhirnya terhenti setelah dirinya terlacak melalui CCTV kala dia mencuri iPhone 6 di Super Mal Karawaci, Tangerang.  Beberapa wanita yang ... [selengkapnya]

Adik Presenter Fadlan-Fadli Disetrum Pelaku dengan Stun Gun

Rabu, 21 Desember 2016 - 09:44:55 WIB | dibaca: 387 pembaca | komentar: 13

Rachmat Sesario (21), pelaku yang diduga menganiaya dan nyaris memperkosa Farah Dibba (35) adik presenter Fadlan-Fadli diperiksa intensif oleh polisi. Dia mengaku menyetrum Farah dengan stun gun. "Alat penyetrumnya itu stun gun. Bentuknya seperti senter tapi ada alat kejut listriknya," ujar ... [selengkapnya]

Pura-pura Nangis di Pinggir Jalan, Wanita Ini Ternyata Begal

Senin, 19 Desember 2016 - 09:56:55 WIB | dibaca: 434 pembaca | komentar: 14

Komplotan begal di Kabupaten Tangerang memanfaatkan seorang wanita cantik untuk menjebak korbannya. Pelaku adalah, M alias Mai, 27, warga Kampung Kosa, Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak. Dalam aksinya, Mai berpura-pura menangis di pinggir jalan agar diberi tumpangan ... [selengkapnya]

SBY: Kasus meninggalnya Munir kejahatan serius & mencoreng demokrasi

Selasa, 25 Oktober 2016 - 14:46:09 WIB | dibaca: 243 pembaca | komentar: 1

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan kasus meninggalnya Munir merupakan kejahatan serius dan mencoreng demokrasi Indonesia saat itu. Menurutnya, kematian Munir telah menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia. "Kejahatan yang menjadi meninggalnya Munir adalah kejahatan serius ... [selengkapnya]

Eks Teroris Prediksi Dampak pada RI jika ISIS di Irak Hancur

Jumat, 21 Oktober 2016 - 08:34:36 WIB | dibaca: 446 pembaca | komentar: 1

Serangan sporadis yang dilakukan SA terhadap anggota Kepolisian RI di pos polisi lalu lintas Kota Tangerang pada Kamis, 20 Oktober 2016, mencuatkan isu terorisme yang beberapa waktu terakhir mulai redup. Sebab, di lokasi kejadian, polisi menemukan stiker berlogo Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Sebelum ... [selengkapnya]

Kenapa Marwah Daud yang berpendidikan tinggi percaya Dimas Kanjeng?

Selasa, 11 Oktober 2016 - 07:58:48 WIB | dibaca: 456 pembaca | komentar: 0

Psikolog Dr MG Bagus Ani Putra menilai kondisi masyarakat yang mengalami 'materialistic value oriented' (MVO) atau menghargai materi secara berlebihan itu menyuburkan fenomena Padepokan "Dimas Kanjeng" Probolinggo yang dipimpin Taat Pribadi. "Itu sebenarnya bukan fenomena baru, ... [selengkapnya]

Mengungkap ritual mistis penggandaan uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Senin, 03 Oktober 2016 - 08:52:10 WIB | dibaca: 551 pembaca | komentar: 0

Tersangka pembunuhan, Dimas Kanjeng Taat Pribadi memiliki segudang modus dalam kasus penggandaan uang. Praktik tersebut dikemasnya dalam ritual mistis. Pertama adalah air yang dianggap sakti. Bagi Taat Pribadi, air ini untuk mendapatkan uang berlimpah tiada habisnya. "Dari pemeriksaannya, tersangka ... [selengkapnya]

Tiba di Padepokan, Dimas Kanjeng Tebar Senyum dan Tolak Pakai Penutup Muka

Senin, 03 Oktober 2016 - 08:47:29 WIB | dibaca: 397 pembaca | komentar: 0

Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi dilakukan pagi ini. Taat Pribadi yang dihadirkan dalam rekonstruksi nampak terlihat santai meski dengan pengawalan ketat dari Brimob. Dari pantauan detikcom, Taat Pribadi hadir di padepokan miliknya pukul 07.50 WIB menggunakan ... [selengkapnya]

Tangsel Rawan Peredaran Obat Kadaluarsa

Senin, 19 September 2016 - 08:44:10 WIB | dibaca: 715 pembaca | komentar: 0

Sebanyak 385 sarana apotek, 28 sarana toko obat, 28 rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Tangerang Selatan, dijamin terbebas dari obat-obatan palsu. Meski demikian masih rawan peredaran obat kadaluarsa. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Suharno mengklaim kota berpenduduk 1,45 juta jiwa itu ... [selengkapnya]