Internasional

Dari Serangan Militan

Selamatkan Yahudi, Pria Muslim Dapat Penghargaan Jadi Warga Negara Prancis

Firmansyah | Rabu, 21 Januari 2015 - 15:28:21 WIB | dibaca: 2634 pembaca

Seorang pekerja toko serba ada asal Mali, Lassana Bathily, yang menyembunyikan  pelanggan dalam serangan pria bersenjata militan Islam di Paris, mendapat kewarganegaraan Prancis.

Perdana Menteri, Manuel Valls, dan Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve, menghadiri langsung upacara pemberian kewarganegaraan tersebut.

Pria berusia 24 tahun yang beragama Islam itu membawa beberapa pelanggan toko yang kebanyakan orang Yahudi ke ruang penyimpanan dingin di ruang bahwa tanah sebelum menelepon polisi.

Pemerintah Prancis mengucapkan terima kasih kepadanya atas nama bangsa Prancis.

Dia mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin yang berdiri untuknya ketika menutup pidatonya dengan seruan ‘Hidup kebebasan. Hidup Prancis’.

Bathily sudah tinggal di Prancis selama sembilan tahun dan sudah mengajukan permohonan untuk mendapatkan warga negara Prancis tahun lalu.

Penyerang di toko serba ada Yahudi itu, Ahmed Coulibaly, menewaskan empat sandera umat Yahudi sebelum ditembak mati oleh polisi.

Pengadilan Prancis sudah menjatuhkan dakwaan kepada empat orang yang dituduh mendukung Coulibaly.

Sebelum aksi teror Coulibaly, dua bersaudara, Cherif dan Said Kouachi, menyerang kantor majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, dan menewaskan 12 orang.(BBC)










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)