Kriminal

Kawanan Begal Motor ‘Rumpin’ Mengaku Sudah 15 Kali Beraksi

Aji Dirta | Kamis, 02 April 2015 - 11:18:25 WIB | dibaca: 1213 pembaca

Komplotan begal motor “Rumpin” yang diringkus tim buser Polsek Serpong mengaku sudah 15 kali mencuri dan merampas sepeda motor‎ di wilayah Jakarta Selatan, Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Pada Febuari lalu, kawanan curanmor yang beranggotakan 8 orang ini pernah merampas sepeda motor Honda Vario merah di wilayah Serpong, Tangerang Selatan. Saat itu, korban yang merupakan karyawan swasta hendak pergi bekerja. Namun di tengah jalan, korban tiba-tiba dipepet dua sepeda motor yang ditumpangi 4 pria bersenjata tajam.

“Dari keterangan korban, disebutkan ciri-ciri pelaku mengarah kepada komplotan curanmor asal Rumpin. Anggota pun melakukan pemburuan terhadap pelaku,” ‎Kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto, Kamis (2/4) pagi.

Setiap beraksi, kawanan begal motor ini melakukan kejahatan pada waktu subuh. Dengan menggunakan sepeda motor curian, dua residivis yang telah ditembak mati oleh petugas secara bergantian mengajak pelaku lainnya untuk mencuri dan merampas sepeda motor. “Biasa main subuh. Sistemnya mereka Lengbet. Ada motor meleng langsung disabet. Bahkan sering juga melakukan perampasan,” ujar Toto.

Terakhir, mereka di Perumahan Griya Loka, Kel. Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan. Sepeda motor Honda CBR 250 yang diparkir di teras rumah pun digasak Enang cs, Rabu (1/4) dinihari. Namun naas bagi pelaku, aksi kejahatannya terekam kamera CCTV rumah korban.

“Setelah melihat rekaman CCTV, ternyata pelaku yang terekam kamera adalah DPO kami. Saya pun langsung memimpin buser menyergap tempat persembunyian pelaku ke lereng gunung Maloko,”  ungkap Toto.

Dalam beberapa jam, pihaknya mendapat informasi jika ada seseorang pemuda hendak menjual Honda CBR 250 hasil curian. Tanpa membuang waktu lagi, tim buser langsung bergerak menyergap tempat persembunyian para pelaku.

“Honda CBR punya korban belum sempat dijual. Bahkan hasil curian ini disembunyikan pelaku di tengah semak-semak. Kami pun membawa barang bukti ke kantor polisi,” ujar kanit reskrim.

Sebelumnya, delapan anggota kawanan alap-alap motor disergap tim buser Polsek Serpong di lereng Gunung Maloko, Jawa Barat. Dalam penyergapan itu, empat pelaku dilumpuhkan dengan timah panas. Dua di antaranya merupakan residivis kambuhan itu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Kasus pencurian Honda CBR kami ungkap dalam waktu 8 jam. Kami tangkap semua baik pemetik maupun joki,” kata Toto. Keenam pelaku curanmor yang diringkus masih mnjalani pemeriksaan di Polsek Serpong.

7 Unit sepeda motor curian, senpi angin jenis pistol caliber 4,5mm, senjata tajam dan kunci leter T disita petugas dari tangan kawanan curanmor ini. sumber:poskota










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)