Ekonomi

Driver online curhat ke Komisi V minta nasib mereka diperhatikan

Firmansyah | Rabu, 29 Maret 2017 - 13:59:47 WIB | dibaca: 194 pembaca

Komisi V DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Asosiasi Driver Online pagi ini. DPR ingin mendengar keluhan dan aspirasi para driver transportasi online atas sejumlah masalah yang belakangan terjadi.

Ketua Umum ADO, Christiansen F.W, meminta DPR menyampaikan ke pemerintah agar menerbitkan kebijakan yang adil bagi transportasi online, khususnya roda dua. Christiansen mengatakan hingga sekarang regulasi yang dikeluarkan pemerintah belum mengakomodir masalah yang dihadapi para pengemudi online. Pemerintah diharapkan segera menerbitkan kebijakan bagi transportasi online roda dua.

"Kami sebagai asosiasi driver kami ingin membawakan aspirasi kami ke komisi V bahwa rekan roda dua sampai saat ini belum ada kejelasan payung hukum bagi mereka," kata Christiansen di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3).

Saat ini, kata dia, pemerintah baru merevisi aturan transportasi online roda empat melalui revisi Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2016, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Tanpa Trayek. Rencananya regulasi baru itu akan dijalankan pada 1 April mendatang. 

"Tapi kami sangat sayangkan rekan kami yang sesama driver online sampai saat ini pemerintah terkesan belum memberikan reaksi akan memberikan legitimasi akan keberadaan mereka melakukan profesi ini," jelasnya. 

Dalam rapat ini, pihakya menyampaikan keluhan soal pemutusan kerja sepihak terhadap mitra (pengemudi) yang dilakukan oleh perusahaan aplikasi transportasi online. Perusahaan disebut hanya menerima laporan dari konsumen tanpa memverifikasinya terlebih dahulu. 

"Rekan kami sudah bekerja melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin tapi karena satu dan lain hal dan laporan dari konsumen yang belum tentu itu benar rekan kami banyak yang diputus mitra oleh perusahaan," paparnya. 

Keluhan lain yang disampaikan yakni terkait aturan tarif yang diterbitkan pemerintah dan banyaknya jumlah pengemudi transportasi online. Aturan itu, lanjutnya, berdampak pada ketimpangan pemasukan pengemudi. Hal ini pun memicu gesekan antara driver online dengan driver transportasi konvensional.

"Tarif yang saat ini roda dua atau empat akibat persaingan harga tersebut kami selaku pelaku usahanya sangat dirugikan ditambah lagi banyak promo-promo yang diberikan kepada konsumen. Memang menyenangkan dan menarik konsumen," tegasnya. 

"Tapi sekali lagi kami minta diperhatikannya sebagai pelaku usaha agar adanya keseimbangan. Supaya saat kami pulang ke rumah bisa membawa hasil," sambung dia. [lia] sumber:merdeka










Komentar Via Website : 9
Khasiat QnC Jelly Gamat
30 Maret 2017 - 07:06:45 WIB
terima kasih sekali sudah mau share beritanya. Sangat informatif sekali ^_^ | https://goo.gl/Q3k7JF |
Obat Sendi Bengkak
30 Maret 2017 - 07:27:59 WIB
Terima kasih beritanya. informatif sekali. semoga makin sukses | https://goo.gl/O8RYmK |
Jeruk Nipis Untuk Ambeien
30 Maret 2017 - 07:28:46 WIB
saya yakin jika di balik cobaan selalu ada pelajaran di dalamnya :) #selamatpagi | https://goo.gl/bjIjgV |
obat infeksi saluran kencing pada pria
30 Maret 2017 - 11:57:15 WIB
semoga diberikan kemudahan dalam segala urusan http://goo.gl/BpAZF8
makanan yang baik untuk penderita infeksi saluran pencernaan
31 Maret 2017 - 08:57:42 WIB
jum'at hari istimewa, semoga diberikahan keberkahan http://goo.gl/58ZB8A
kami tunggu berita terbarunya min
Cara Mengobati Asma Bronkial Secara Alami
03 April 2017 - 16:11:02 WIB
Tetap berupaya untuk mendapatkan hasil yang terbaik ? http://goo.gl/hi8kOj | http://goo.gl/vr7eg3 | http://goo.gl/MTSmBg | http://goo.gl/MdkZ4y | http://goo.gl/ockvM0
daun sehat
19 Juli 2017 - 15:14:34 WIB
ini sangat berguna bagi saya, karena bisa menambah pengetahuan saya mengenai salah satu penyakit. http://daunsehat.web.id/
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)