Sekitar Tangsel

Bakal Diterbangi Garuda, Persiapan Bandara Pondok Cabe Jalan Terus

Firmansyah | Minggu, 07 Februari 2016 - 16:17:41 WIB | dibaca: 553 pembaca

Garuda Indonesia berencana terbang dari Bandara Pondok Cabe di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Lama tak terdengar, bagaimana persiapannya?

Plt. Direktur Utama, Pelita Air Services, Rifky E. Hardijanto menjelaskan pihaknya sebagai pengelola Bandara Pondok Cabe terus melakukan persiapan fisik hingga pemenuhan aspek safety. Pelita masih optimis Bandara Pondok Cabe bisa melayani penerbangan komersial Garuda pada Maret 2016.
 
"Masih proses, progres fisik jalan terus. Dari sisi fisik, pemasangan infrastruktur untuk pengoperasian Pondok Cabe hampir selesai," kata Rifky kepada detikFinance, Minggu (7/2/2016).

Untuk aspek keamanan di terminal, Pelita menyiapkan fasilitas security x-ray. Keberangkatan dan kedatangan penumpang sendiri untuk tahap awal, masih memakai terminal lama.

"Renovasi terminal belum karena perlu waktu. Kita manfaatkan terminal yang dikelola untuk terminal Pertamina," sebutnya.

Pelita sebagai operator bandara saat ini terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator. Koordinasi diperlukan untuk memenuhi standar keselamatan penerbangan.

"Izin sebagai bandara komersial berjadwal yang penting sertifikasi (dikeluarkan oleh Kemenhub), artinya kelayakan bandara itu yang penting," sebutnya.

Saat beroperasi melayani penerbangan komersial, Bandara Pondok Cabe akan mengikuti aktivitas Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur.

"Memang nanti Bandara Pondok Cabe dependent dengan Bandara Halim. Dia satu komando yang sama, kemudian keluar masuk barat atau timur seperti apa yang diizinkan oleh Bandara Halim," sebutnya.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) juga telah berkoordinasi dengan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany Wardana terkait rencana penggunaan Bandara Pondok Cabe untuk penerbangan komersial berjadwal.

"15 Januari lalu, kita ketemu Bu Airin. Pemkot Tangsel mendukung, beliau berharap ada economy effect," sebutnya.
(feb/mkl) sumber:detik










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)